Keutamaan dan tempat terbaik melakukan sholat dhuha

keutamaan sholat dhuha

Alumnikampus.com – Sholat dhuha adalah sholat yang dilakukan pada pagi hari setelah matahari terbit. Banyak keutamaan yang bisa di dapatkan saat melakukan ibadah sunnah ini. Salah satunya adalah dimudahkannya jalan rejeki dan dibangunkan rumah kelak disurga serta sebagai bentuk tebusan “sedekah” yang harus dikeluarkan oleh setiap persendian manusia yang berjumlah sekitar 360 sendi.

Jumlah raka’at sholat dhuha minimal 2 rakaat, yang paling afdhal adalah 12 rakaat jika kita sudah mampu dan membiasakan diri untuk melakukannya. Waktu Sholat Dhuha terdapat berbedaan dikalangan ulama, waktu yang terbaik adalah sesaat setelah matahari terbit atau tepatnya sekitar pukul 07.00 pagi sampai masuk waktu 10.00 pagi.

Pada dasarnya sholat dhuha merupakan salah satu cara untuk membukakan pintu rezeki, sebagaimana yang di ajarkan oleh nami Muhammad SAW. Namun kesuksesan juga tidak bisa didapatkan hanya dengan berdoa tanpa ada usaha, oleh karena itu agar lebih seimbang dan juga menjadi berkah, semuanya harus dilakukan yaitu dengan berusaha dan ditunjang dengan berdoa, salah satunya dengan menjalankan sholat dhuha tersebut.

Tata Cara Sholat Dhuha

Berikut ini adalah tata cara dari sholat dhuha yang harus diperhatikan:

  1. Yang pertama adalah membaca niat di dalam hati sembari takbiratul ihram, bisa mengucapkan niat menggunakan bahasa Arab maupun bahasa sendiri yang terpenting adalah memang niat untuk melakukan sholat dhuha.
  2. Kemudian untuk langkah berikutnya adalah membaca doa iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah. Kemudian jika sudah selesai dalam membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang dibisa. Namun akan lebih afdol jika membaca surat Asysyams pada rakaat yang pertama dan pada rakaat yang kedua membaca surat Al Lail. Namun jika memang belum hafal, maka bisa membaca surat pendek yang lainnya.
  3. Setelah itu melakukan gerakan ruku’ dan juga membaca bacaan tasbih sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan gerakan I’tidal serta membacakan bacaannya.
  4. Kemudian lakukan gerakan sujud serta membaca tasbih sebanyak tiga kali dan diikuti dengan gerakan duduk di antara dua sujud serta membacakan bacaannya. Setelah itu dilanjutkan dengan gerakan sujud kembali sembari membaca bacaan saat sujud.
  5. Setelah semua gerakan tersebut selesai, berarti rakaat pertama sudah selesai, dan pada rakaat kedua, tata caranya sama dengan rakaat pertama. Kemudian setelah rakaat kedua selesai, pada saat tasyahhud akhir selesai, maka ucapkan salam sebanyak dua kali. Dan jika memang di dalam melakukan kegiatan sholat dhuha memilih lebih dari dua rakaat, maka tata caranya juga tetap sama dan di dalam melakukannya juga jika sudah dua rakaat selesai maka salam begitu seterusnya. pada rakaat ketiga dan keempat biasanya (penulis) membaca ayat kursi sebayak 5 kali dan surat al ikhlat 5 kali untuk rakaat keempat.

Sholat dhuha ini melatih kesabaran dan tuma’ninah kita dalam melaksanakan sholat. Jangan melakukan sholat dhuha terburu-buru, renungi dan hayati setiap bacaan yang Anda lantunkan.

Tempat yang terbaik dalam melakukan sholat dhuha ini adalah di rumah yang tenang. Penulis masih mengingat suasana terbaik dalam melaksanakan sholat dhuha ini pada saat kuliah dimalang, perasaaan tenang dan khusus betul-betul terhayati. karena tidak ada perasaan ingin melakukan pekerjaan apa setelah sholat dhuha.

Jadi biasakan jadwal pekerjaan harian Anda dengan baik agar setiap aktivitas ibadah dapat kita lakukan dengan sempurna dan kita juga menghayati setiap gerakan dan bacaan dalam seholat yang berdampak pada kondisi psikologi Anda. Ketenangan dan kesabaran akan senantiasa menyelimuti keseharian Anda.

 

Dapatkan Artikel Menarik Lainnya!

Ayo Langgangan artikel Alumni Zone