Konflik Laut China Selatan, COC Diminta Cepat Selesai

alumnikampus.com – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-26 telah diselenggarakan pada 26-29 April 2015. Dalam KTT ASEAN 2015, isu reklamasi beberapa pulau di Laut China Selatan turut menjadi topik utama yang dibicarakan.

Dirjen Kerjasama ASEAN, I Gusti Wesaka Puja, sangat menyoroti pembahasan konflik Laut China Selatan dalam KTT ASEAN 2015. Menurutnya, para pemimpin negara ASEAN sangat menentang reklamasi yang dilakukan oleh China.

Massive reclamation yang dilakukan oleh China sangat bertentangan dengan Declaration of Conduct (DoC) Laut China Selatan. Dalam DoC, jelas tertulis bahwa negara-negara yang berkonflik harus menahan diri,” ujar Puja kepada wartawan di Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Kamis (30/4/2015).

“Saat ini, kita sedang menegosiasikan Code of Conduct (CoC), atau etika berhubungan, Laut China Selatan. Imbauan dari para pemimpin negara ASEAN dalam KTT ASEAN kemarin adalah, penyelesaian CoC dipercepat,” sambungnya.

Menurut Puja, saat ini belum ada komitmen mengenai deadline pembuatan CoC dari Pemerintah China. Sementara itu, hasil pembahasan konflik Laut China Selatan oleh para pemimpin negara di KTT ASEAN menginginkan pembuatan CoC cepat diselesaikan.

Sebagaimana diberitakan, Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan telah menentang China dalam konflik Laut China Selatan. Negara-negara itu bersaing untuk mengklaim wilayah tersebut.

Pada Sabtu 18 April, Pemerintah Filipina bahkan terang-terangan meminta dukungan militer dan diplomatik Amerika Serikat (AS) untuk menangkis ancaman China dalam konflik Laut China Selatan.

sumber: _http://news.okezone.com/read/2015/04/30/18/1142709/konflik-laut-china-selatan-coc-diminta-cepat-selesai

Dapatkan Artikel Menarik Lainnya!

Ayo Langgangan artikel Alumni Zone