Tiga Pahala yang akan mengalir walau sudah meninggal

Alumnikampus.com – Amalan yang pahalanya akan terus mengalir hingga hari kiamat mungkin merupakan salah satu hal yang sebaiknya dicari setiap orang yang hidup di dunia ini. Hal ini dikarenakan setiap manusia akan mati, dan ketika mereka sudah mati maka tidak ada lagi kebaikan yang bisa mereka perbuat untuk terus menuai pahala untuk hari penimbangan di akhirat nanti. Karena itulah, jenis-jenis amalan ini ada baiknya kita lakukan agar kita bisa terus mendapatkan pahala. Kali ini kita akan sama-sama membahas tentang apa saja yang membuat kita tidak berhenti mendapat pahala meskipun sudah di alam yang berbeda.
Jika kita berbicara tentang amalan yang terus berlanjut hingga hari kiamat, maka kita tidak boleh lupa untuk mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim. Pada hadits tersebut diceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang artinya bahwa manusia yang meninggal maka akan putus semua pahala yang pernah ia perbuat tapi tidak dengan 3 hal. Hal-hal yang tidak bisa putus itu adalah amal jariyah, doa dari anak-anak yang shaleh, serta ilmu yang berguna untuk masyarakat atau untuk anggota keluarga serta teman-teman yang ia tinggalkan ketika ia masih hidup.
Hadits tentang terputusnya amal manusia
Lewat hadits tersebut, diketahui bahwa ketika seseorang meninggal, putusnya pahala kebaikan dari orang itu juga terjadi tanpa pandang bulu siapa pangkat dia ketika masih hidup atau apa yang ia lakukan semasa hidupnya. Meski begitu, ternyata Allah SWT memberikan seseorang kesempatan untuk berbuat sesuatu yang akan membuatnya terus mendapatkan pahala bahkan setelah ia menjadi satu dengan tanah. Apa yang akan memberinya pahala di alam kubur bukan lagi apa yang yang akan ia perbuat mengingat ia tidak lagi bisa berbuat apa-apa, melainkan perbuatan yang pernah ia lakukan.
Salah satu dari amalan yang pahalanya akan terus mengalir hingga hari kiamat adalah amal jariyah. Hal ini disebabkan karena ketika kita menyisihkan uang untuk beramal jariyah, maka kita bisa membantu orang-orang yang kesusahan. Atau jika kita menggunakannya untuk berinfaq di sebuah masjid maka kita akan terus diingat sebagai orang yang membantu penegakan agama Allah di muka bumi, serta membantu orang lain untuk mendapatkan akses lebih mudah ke tempat beribadah.
Dari hadits yang disebutkan tadi, amal jariyah hanyalah satu dari tiga yang bisa terus-terusan memberi kita pahala bahkan di dunia yang berbeda. Sisanya adalah doa dari orang-orang yang shaleh dan ilmu yang bermanfaat. Demi mendapatkan amalan tanpa putus dari ketiga hal tersebut, maka kita bisa terus selalu melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kondisi sekitar kita, bagi masyarakat yang hidup bersama kita. Contohnya adalah sebagai berikut:
  1. Mengajarkan ilmu-ilmu yang bisa digunakan oleh masyarakat, mengajar mengaji al Qur’an, memandikan jenazah, dll
  2. Berdakwah ditengah-tengah masyarakat, apalagi kalau dakwah untuk menegakkan hukum Allah dalam wadah khilafah raasyidah, pahti pahalanya lebih besar.
  3. Menanam pohon yang bisa memberi makan orang banyak, seperti misalnya buah yang boleh dipetik sesuka hati.
  4. Membuat sumber mata air (membangun sarana air bersih), agar orang-orang yang tinggal di sekitar kita tidak akan kehausan atau kesulitan mencari sumber air bersih. Untuk hal ini bisa berpartisipasi dalam project wakaf yang dilakukan oleh Badan Wakaf Al Qur’an.
  5. Membuat sistem irigasi sawah agar orang-orang lebih mudah bercocok tanam.
Bisa dilihat dari contoh-contoh yang tertulis di atas, bahwa sesungguhnya yang bisa membuat kita mendapat pahala terus menerus adalah dengan membantu orang lain, karena kita bisa didoakan dan terhitung sebagai amalan yang pahalanya akan terus mengalir hingga hari kiamat.

Dapatkan Artikel Menarik Lainnya!

Ayo Langgangan artikel Alumni Zone